Harga Buku Sewaktu-waktu Bisa Berubah...

Syekh Siti Jenar:Makrifat dan Makna Kehidupan 2 Hc /SRB

Penerbit : Serambi
Penulis : Achmad Chodjim
Tahun Terbit : Cet 1: Sep, 2007 Cet 3: Feb, 2008
Kertas & Halaman : 332 Halaman, isi buku kertas HVS (Putih)
Ukuran Buku : 15 x 23 cm Soft Cover
Kategori : Kisah/Non Fiksi
ISBN : 978-979-127-564-4
Harga : Rp 75,000
10%   
Rp 67,500
Share
|

Syekh Siti Jenar. Ia juga akrab dipanggil Syekh Lemah Agung. Ketinggian ilmunya mengundang curiga. Wali-wali sepuh yang mengajarkannya menyangka dia punya ilmu sihir. Padahal, yang muncul tiba-tiba dan disaksikan oleh santri-santri Giri adalah keramahannya. Tetapi, yang membuat nama Syekh Siti Jenar mencuat bukan semata-mata ketinggian ilmunya, melainkan praktik hidupnya yang egaliter, merasa sama dengan orang lain.

Keteladanannya dalam beragama mudah diikuti orang lain. Tak heran bila hari masjid di pesantren Lemah Agung dipenuhi orang.

Melanjutkan buku sebelumnya –Syekh Siti Jenar: Makna Kematian-buku ini bukanlah sejarah hidup Syekh Siti Jenar, melainkan ulasan ajarannya.jika buku pertama lebih mengulas eksistensi manusia, buku ini akan mengupas tauhid,, akhlak, makrifat Syekh Siti Jenar.

Tauhid yang menjadi landasan pokok dalam beragama ia ajarkan hingga tuntas. Sifat 20 tidak di ajarkan sebagai sifat Tuhan semata, tapi juga sifat yang disandang oleh hambaNya yang mukmin. Justru disinilah ajaran Syekh Siti Jenar lebih menarik daripada ajaran yang disampaikan oleh para wali lainnya.

Rukun islam dijabarkan sebagai basis perilaku dalam hidup sehari-hari. Muslim sejati tak sekedar mengucapkan syahadat, mengerjakan salat, berpuasa menunaikan zakat, dan berhaji secara formal. Kalau hnya itu muslim sulit melepas mentalitas pembangunan yang buruk, mental korupsi dan kolusi. Warisan lama inilah yang hendak diberantas oleh syekh Siti Jenar.

Bagi Syekh, iman bukanlah semata-mata kepercayaan. Iman harus dapat ditransformasikan dalam kehidupan. Iman bukanlah bekal untuk menghadapi kematian sebagaimana kita membawa bekal dalam perjalan yang jika kita lapar lalu kita makan. Di tangan Syekh, rukun iman melahirkan kemnunggalan iman, sebagai wujud manunggaling kawula klawan Gusti dalam kehidupan nyata di bumi.

Rukun islam dan iman tidak hany dipraktikkan berdasarkan oleh budi dan cipta. Bila tidak berada di atas kehendak Tuhan, keinginan akan mengotori jiwa. Hanya budi dan cipta telah dipimpin Tuhan, kita akn terlepas dari ketersesatan.

Syekh juga mengupas lugas makna sifat Rasul bagi kehidupan kita, rahasia sasahidan, dan pandangan revolusioner tentang Hari Akhir.

BERAT: ... gram

 

Apabila tidak menemukan semua jenis buku yang Anda cari, dapat ditanyakan atau silahkan hubungi via:

email: mitraahmad_buku@yahoo.com

atau

SMS: 0812 24 80154 kami akan membantu Anda.

 

Komentar Pembaca
Tuliskan Komentar anda disini
Nama*
Email* (email tidak ditampilkan)
Komentar*
(Masukan 3 huruf atau angka berwarna hitam pada kotak di bawah)
captcha image