Harga Buku Sewaktu-waktu Bisa Berubah...

The Sacred Romance of king Sulaiman & Queen Sheba

Penerbit : Mizan
Penulis : Waheeda El Humayra
Tahun Terbit : Mei 2008
Kertas & Halaman : 0
Ukuran Buku :
Kategori : Novel/Fiksi/Sastra
ISBN :
Harga : Rp 39,500
20%   
Rp 31,600
Share
|
“Sebuah kisah megah yang diceritakan dengan cara menyarikan hikmah. Indah dan mencerahkan!” —Andrea Hirata, penulis tetralogi Laskar Pelangi. Pada saat Ratu Sheba, Bilqis, menerima pinangan Sulaiman, Raja Muda Ursyalim yang telah memiliki banyak istri, ia sedang menghadapi goncangan di negerinya. Sekian lama Bilqis diombang-ambing dalam keraguan untuk memantapkan pilihan hidupnya. Sementara itu, banyak pula penguasa negeri lain yang bermaksud menyunting dan bahkan tak ragu untuk menjadikan Bilqis sebagai satu-satunya perempuan dalam hidup mereka. Penantian dan ketidakpastian yang melelahkan itu berakhir tatkala Sulaiman menjemput Bilqis pada suatu pagi, di puncak kegamangan yang hampir menggerus harapan, untuk duduk di singgasana negeri Ursyalim. Namun, selain Raja Daud dan segelintir orang, kehadiran Bilqis di negeri Ursyalim hanya disambut dingin oleh para penghuni istana. Di sisi lain, Sulaiman dihadapkan pada kedengkian Absyalum, abang tertuanya yang berambisi menggantikan Daud sebagai Raja Ursyalim. Pemberontakan terjadi. Sulaiman dan Bilqis pun hidup di pengasingan dalam sebuah cinta yang tak terpisahkan. Bagaimanakah mereka menghadapi ujian-ujian cinta yang memberatkan itu? Mengapa pula Sulaiman begitu besar cintanya kepada Bilqis? Bagaimana dengan akhir pemberontakan Absyalum? Apa saja yang dilakukan Sulaiman dan Bilqis sampai-sampai kisah mereka diabadikan dalam Al-Quran? Kisah cinta Sulaiman dan Bilqis digulirkan secara menarik oleh Waheeda El-Humayra. Pembaca tidak hanya diajak mengenal orang-orang besar pada masa itu, tapi juga dibawa menjelajahi peristiwa-peristiwa besar dan diseret ke dalam lorong waktu untuk merasakan suasana Yaman dan Jerusalem tiga ribu tahun yang lalu. “Membuat terharu dan sulit dilupakan ....” —Ahmadun Yosi Herfanda, sastrawan senior Indonesia,redaktur budaya Republika BERANI HIDUP, MZN “Ada dua hal yang dibenci oleh manusia. Pertama, kematian, padahal mati lebih baik daripada hidup dalam fitnah. Kedua, kemiskinan, padahal kemiskinan akan memudahkan perhitungan pada hari kiamat nanti.” Rasulullah Saw, Ada sebagian orang yang memandang kehidupan dengan pandangan pesimis. Mereka tak mampu menguasai kehidupan, terbelenggu dalam kesulitan dan kesusahan dunia. Bagi mereka, bunuh diri adalah satu-satunya jalan keluar. Begitupun ada sebagian orang yang menganggap kehidupan sebagai kesenangan yang abadi. Mereka tak pernah berani untuk meninggalkan kehidupan dunia dan menghadapi kematian. Bagi mereka, kematian adalah sesuatu yang amat menakutkan. Buku ini ingin menjelaskan bagaimana Islam memandang tentang hidup dan kehidupan di dunia, bagaimana nilai-nilai Islam seharusnya dijadikan dasar bagi kehidupan di dunia, sehingga dengannya Anda akan bisa menjalani, menguasai, dan menikmati kehidupan. Sebuah buku yang akan menegaskan bahwa menjadi seorang Muslim itu adalah menjadi manusia yang bukan hanya siap untuk hidup, tetapi siap pula untuk mati! Buku ini memperlihatkan kematian sebagai inspirasi hidup. Dengan membaca buku ini, Anda tidak gelisah dan putusasa dalam menjalani kehidupan. —Habib Muhsin Al-Mawlahela, praktisi spiritual. Dengan bahasa yang argumentatif, buku ini akan memandu Anda untuk berani menghadapi kehidupan dan kematian. —Drs. Samsul Munir, MA, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ) ISBN: 978-979-17385-4-5
Komentar Pembaca
Tuliskan Komentar anda disini
Nama*
Email* (email tidak ditampilkan)
Komentar*
(Masukan 3 huruf atau angka berwarna hitam pada kotak di bawah)
captcha image